Berita Daerah Hukum Nasional Presiden 

DPN GERCIN-NKRI : Menyesalkan Statement Gubernur Papua Lukas

Mitrajakartanews.com, Jakarta – “Kami sangat sayangkan dan tidak sependapat dengan stetmen Gubernur Papua Lukas Enembe S.IP MH yang meminta kepada presiden untuk menarik seluruh anggota TNI dan Polri yang ada di kabupaten Nduga Provinsi papua” ungkap Ketum Hendrik Yance Udam kerap dikenal HYU.

Menurutnya Permasalahan Papua adalah perihal penting dan tugas di Pemerintahan Jokowi, karna ini isu nasional menyangkut kedaulatan negara dan keamanan.

HYU melihat ini amatlah sangat keliru, sudah tugasnya TNI dan Polri berada di setiap titik-titik yang rawan di wilayah negara kesatuan republik indonesia termasuk di papua terlebih khusus di daerah konflik seperti kabupaten Nduga.

“Statement gubernur Papua Lukas Enembe S.IP MH kami anggap keliru dan tidak memahami tupoksinya sebagai perpanjangan tangan dari pusat ke daerah yang bermnggung jawab untuk mensukseskan program program nasional yang ada di papua”, tegasnya.

“Saya menduga ada misi misi khusus untuk membawa Papua merdeka keluar dari NKRI dengan memakai instrumen negara , dan patut di pertanyakan nasionalisme mereka terhadap bangsa dan negara NKRI”, tuturnya.

“Seharusnya bapak Gubernur sebagai ketua umum Forkopinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), memanggil semua steak holder yang ada di pemerintahan dan politik unruk mencari solusi dalam menyelasaikan persoalan nasional ini dengan arif dan bijaksana”, tegasnya.

Dan juga HYU meminta kepada Presiden RI Ir Jokowido untuk segera mencabut moraterium pemekaran di Indonesia terlebih khusus di tanah Papua dan membaginya kedalam beberapa provinsi sesuai dengan peta tujuh wilayah adat di Papua.

Sebab selama ini konflik sipil bersenjata ada di wilayah pegunungan tegah papua sehingga sangat di perlukan untuk ada satu provinsi di daerah tersebut agar dapat meredam konflik konflik yang selama ini terjadi.

“Karena pemekaran tersebut adalah merupakan solusi strategis dalam menyelesaikan persoalan papua dalam bingkai NKRI”, pungkasnya. (Oe)

Related posts

Leave a Comment

www.000webhost.com